• Pelabuhan Sungai Jang No.38
  • (0771) 22153/ 0822 8522 4163
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
310 dilihat       14 November 2024

Identifikasi Kebutuhan Spesifik Lokasi Pangan: BPSIP Kepri Kunjungi Kelompok Tani di Bintan

Bintan, Toapaya Utara – Tim Penyuluh dari Balai Penyuluhan dan Sumber Informasi Pertanian (BPSIP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan kegiatan identifikasi kebutuhan standar spesifik lokasi pangan dengan mengunjungi kelompok tani di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan. Kunjungan ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan pertanian di lapangan serta mendiskusikan solusi untuk menunjang produktivitas.

Kunjungan pertama dilakukan di Kelompok Tani (KT) Tunas Mandiri yang diketuai oleh Bapak Sutrisno. Saat ini, KT Tunas Mandiri mengelola lahan seluas 3.000 m² untuk budidaya jagung pipil dengan varietas benih Bisi2 dan telah memproduksi sekitar 550 kg jagung, yang dijual kepada tengkulak seharga Rp6.000 per kilogram. Selain itu, kelompok ini juga sedang menanam jagung di lahan tambahan seluas 2.000 m² dengan usia tanaman mencapai 80 hari setelah tanam (HST). Sumber air untuk budidaya ini berasal dari poyo (saluran air setempat), dan sebelumnya, lahan tersebut pernah ditanami timun, kacang, serta gambas.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah tantangan ditemukan, antara lain kesulitan dalam memipil jagung karena ketiadaan mesin pemipil, keterlambatan pemberian pupuk yang mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak optimal, serta adanya serangan hama ulat yang sulit diatasi. Di samping itu, frekuensi pertemuan kelompok yang jarang dilakukan menjadi kendala dalam pertukaran informasi dan diskusi antarpetani. Kepala BPSIP Kepri, Ahmad Thohir Harahap, menekankan pentingnya mengadakan pertemuan rutin agar setiap anggota kelompok dapat berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama. “Jika terdapat permasalahan yang sulit diatasi, BPSIP siap memberikan pendampingan,” ujarnya.

Kunjungan dilanjutkan ke KT Berdikari yang diketuai oleh Bapak Pujo. Dengan anggota sebanyak 10 orang, kelompok tani ini mengelola lahan seluas 0,5 hektare yang baru dibuka untuk pertama kali dan kini ditanami jagung pipil. Namun, tingginya serangan ulat menimbulkan kendala, dan produktivitas jagung menurun. Di sisi lain, pupuk dasar yang digunakan berupa kotoran ayam diketahui memiliki banyak kandungan pasir dan sedikit kotoran. Hal ini berdampak pada ketersediaan nutrisi tanah. Penyuluh senior BPSIP Kepri, R. Catur Prasetoyono, S.St, menyarankan penggunaan pupuk kotoran sapi untuk meningkatkan kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman.

“Pupuk kotoran sapi bisa menjadi pilihan yang lebih baik agar pertumbuhan tanaman lebih optimal,” jelas Catur.

Sumber air di lahan KT Berdikari juga berasal dari poyo. Usia tanaman jagung di lahan tersebut bervariasi antara 1 hingga 2 bulan, tergantung waktu tanam masing-masing anggota kelompok.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan identifikasi kebutuhan dan tantangan yang ditemukan dapat segera diatasi melalui langkah-langkah pendampingan yang tepat, demi meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani setempat di Toapaya Utara.

Prev Next

- BSIP Kepulauan Riau


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Panen Perdana Jagung BUMDes Mitra Perdana, Wujud Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Desa
    30 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Dampingi Pemeriksaan Pertumbuhan Padi Fase Generatif Produksi Benih Sumber TA 2026
    30 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri dan Bupati Lingga Bahas Percepatan Program Strategis Kementan Wujudkan Swasembada Pangan
    30 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Bekali Siswa PKL SMKN 1 Gunung Kijang, Siapkan Generasi Muda Siap Memasuki Dunia Kerja
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Perkuat Sinergi Swasembada Pangan di Natuna melalui Rakor dan Kunjungan Lapangan
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau

tags

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian

Kontak

(0771) 22153/ 0822 8522 4163
(0771) 26285
[email protected]

Jl. Pelabuhan Sungai Jang No.38, Tj. Ayun Sakti, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau 

Website : https://kepri.brmp.pertanian.go.id/

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau. All Right Reserved